Kabupaten Bima, 1447 H — Penyaluran bantuan beras zakat fitrah kepada kelompok rentan seperti janda lanjut usia dan masyarakat fakir miskin di Kabupaten Bima menjadi salah satu bentuk implementasi nyata pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan BAZNAS Kabupaten Bima yang menyalurkan ribuan karung beras super premium kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berita Terbaru
Salurkan paket sembako di lokasi terisolir
**Baznas Kabupaten Bima Salurkan Paket Sembako ke Wilayah Terpencil Penderita Kusta Jelang Idul Fitri 1447 H**
Bima — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima melaksanakan kegiatan pendistribusian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, khususnya kaum duafa di wilayah terpencil dan terisolir.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, yang didampingi oleh Bendahara Dra. Siti Nurhidayah serta Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Mujamil, SH, bersama sejumlah kepala bidang dan staf lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas menyasar lokasi khusus yang menjadi tempat tinggal warga penderita kusta. Wilayah ini dikenal sulit dijangkau dan relatif terisolasi dari pusat aktivitas masyarakat, sehingga perhatian terhadap kebutuhan dasar warga masih sangat terbatas.
Sejumlah paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya disalurkan secara langsung kepada masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama dalam menyambut hari raya Idul Fitri.
Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam memastikan distribusi zakat tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.
“Kami merasa sangat prihatin melihat kondisi warga di lokasi ini. Selain keterbatasan ekonomi, mereka juga menghadapi isolasi sosial akibat penyakit yang diderita. Oleh karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan, baik secara materi maupun moral,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Baznas akan terus berupaya menjangkau wilayah-wilayah yang jarang dijangkau guna memastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Selain meringankan beban ekonomi, kehadiran tim Baznas juga memberikan semangat dan perhatian bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Bima berharap dapat memperkuat nilai solidaritas sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah terpencil dan membutuhkan perhatian lebih.
BERITA20/03/2026 | Mujamil, SH
Bupati dan Wakil Bupati Bima Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Bima
Bima — Bupati dan Wakil Bupati Bima menunjukkan komitmen dalam menjalankan kewajiban sebagai umat Islam dengan menunaikan zakat fitrah dan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan rukun Islam ketiga, yaitu berzakat, sekaligus sebagai contoh bagi masyarakat luas.
Melalui Wakil Bupati Bima, Dr. H. Irfan Jubair, penyerahan zakat maal dilakukan secara langsung kepada pihak BAZNAS Kabupaten Bima. Penyaluran zakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang berhak menerima, khususnya delapan golongan (asnaf) sebagaimana telah diatur dalam Al-Qur’an, Surah At-Taubah ayat 60.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bima menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bima untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, agar pendistribusiannya lebih terarah dan tepat sasaran, serta memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja yang dilakukan pimpinan Baznas Kabupaten Bima
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan keteladanan yang diberikan oleh pimpinan daerah. Menurutnya, kontribusi dari pemerintah daerah sangat penting dalam mendorong optimalisasi pengumpulan zakat, sehingga dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
BAZNAS Kabupaten Bima berkomitmen untuk menyalurkan zakat yang terkumpul kepada para mustahik sesuai ketentuan syariat, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan pemerataan. Program-program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, serta pendidikan menjadi prioritas dalam pendistribusian zakat guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya zakat sebagai pilar pembangunan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.
BERITA18/03/2026 | Mujamil, SH
Distribusi Beras Zakat fitrah sebagai instrumen penguatan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bima Tahun 1447H
Kabupaten Bima, 1447 H — Penyaluran bantuan beras zakat fitrah kepada kelompok rentan seperti janda lanjut usia dan masyarakat fakir miskin di Kabupaten Bima menjadi salah satu bentuk implementasi nyata pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan BAZNAS Kabupaten Bima yang menyalurkan ribuan karung beras super premium kepada masyarakat yang membutuhkan.
Secara konseptual, zakat fitrah tidak hanya memiliki dimensi ibadah spiritual, tetapi juga fungsi sosial-ekonomi yang kuat dalam mengurangi kesenjangan dan memperkuat solidaritas sosial. Penyaluran bantuan ini diarahkan secara khusus kepada kelompok masyarakat yang termasuk dalam kategori mustahik, seperti janda-janda lanjut usia yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas serta masyarakat fakir miskin di berbagai wilayah Kabupaten Bima.
Rasa syukur dan kebahagiaan penerima manfaat terlihat jelas dari ekspresi para penerima bantuan. Salah satu di antaranya adalah Ibu Fatimah, seorang janda lanjut usia yang tinggal di Desa Roi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Senyum bahagia yang terpancar dari wajahnya mencerminkan betapa besar arti bantuan tersebut bagi keberlangsungan hidup sehari-hari. Hal serupa juga dirasakan oleh para ibu dan masyarakat lainnya yang menerima bantuan beras zakat fitrah pada kesempatan tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya program kemanusiaan ini. Wakil Bupati Bima, Dr. H. Irfan Jubair, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bima atas sinergi dan kolaborasi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu di daerah kabupaten Bima.
Menurutnya, bantuan ribuan karung beras super premium yang disalurkan kepada masyarakat tidak mampu merupakan bentuk kepedulian nyata yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat rentan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, M.M., mengungkapkan rasa haru saat menyaksikan secara langsung kebahagiaan para penerima manfaat. Ia menuturkan bahwa senyum para janda dan masyarakat fakir miskin yang menerima bantuan menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut, kegiatan penyaluran zakat fitrah ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional, transparan, dan kolaboratif dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di tingkat daerah.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan peran zakat tidak hanya menjadi kewajiban religius semata, tetapi juga menjadi mekanisme sosial yang efektif dalam memperkuat solidaritas, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Bima.
BERITA11/03/2026 | Mujamil, SH
Polres Bima Kabupaten Setor Zakat Fitrah 1.649 Jiwa kepada Baznas Kabupaten Bima
Polres Bima Kabupaten Setor Zakat Fitrah 1.649 Jiwa kepada Baznas Kabupaten Bima
Bima – Dalam rangka menunaikan kewajiban zakat fitrah pada bulan suci Ramadhan, Kepolisian Resor (Polres) Bima Kabupaten menyetorkan zakat fitrah dari personel beserta keluarga kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima sebanyak 1.649 jiwa.
Penyetoran zakat fitrah tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakil Kepala Polres Bima Kabupaten, Komisaris Polisi Saogi Sujana Angsar, kepada Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM. Kegiatan penyerahan berlangsung di kantor Polres Kabupaten Bima dipanda dan turut didampingi oleh Wakil Ketua I Baznas, Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Bima Kabupaten atas komitmen dan partisipasinya dalam menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi pengelola zakat. Ia juga meminta kepada waka 1 untuk memimpin doa agar zakat fitrah yang disalurkan oleh seluruh personel dan keluarga besar Polres Bima Kabupaten dapat diterima sebagai amal ibadah serta memberikan keberkahan bagi para muzaki maupun para mustahik yang menerima.
Selain kegiatan penyetoran zakat fitrah, pada kesempatan yang sama Ketua Baznas Kabupaten Bima juga menyerahkan bantuan kepada para muallaf serta bantuan fi sabilillah yang diperuntukkan bagi pegawai lepas harian di lingkungan Polres Bima Kabupaten.
Penyaluran zakat dan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial serta semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang penuh berkah.
BERITA05/03/2026 | Mujamil, SH
Safari Ramadhan 1447H 2026M
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS dalam Penguatan Ketahanan Sosial Keagamaan di Kabupaten Bima
Kabupaten Bima, NTB – Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 yang berlangsung di Masjid Jami’ Al-Hidayah, Desa Talabiu, Kabupaten Bima, menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mendukung ketahanan sosial-keagamaan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Wakil Gubernur NTB beserta jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Bupati Bima beserta unsur Muspida Kabupaten Bima, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Bima.
Safari Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai agenda silaturahmi pemerintah dengan masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen kebijakan sosial berbasis keagamaan. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menyerahkan sejumlah paket Ramadhan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar selama bulan suci.
Selain itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB menyerahkan bantuan program fi sabilillah berupa uang tunai sebesar Rp20.000.000,-. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur NTB bersama Ketua BAZNAS Provinsi NTB kepada pengurus Masjid Jami’ Al-Hidayah Desa Talabiu. Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas keagamaan serta pengembangan fasilitas masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bima turut menyerahkan bantuan sembako yang disalurkan oleh Bupati Bima bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Bima kepada masyarakat setempat. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis zakat dan anggaran pemerintah daerah.
Secara konseptual, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam kegiatan Safari Ramadhan mencerminkan pendekatan integratif antara kebijakan publik dan instrumen filantropi Islam. Model ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi komponen pendukung pembangunan sosial, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat selama periode keagamaan.
Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H di Desa Talabiu ini menjadi contoh konkret implementasi tata kelola zakat yang terintegrasi dengan program pemerintah daerah, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.
BERITA03/03/2026 | Mujamil, SH
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Pendapat 2026: Rp. 7,64 Juta per bulan
Umat Dimudahkan Menghitung, Syariat Tetap Dijaga
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia resmi menetapkan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa untuk tahun 2026 melalui Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 21 Februari 2026 di Jakarta.
Keputusan ini menjadi pedoman resmi bagi umat Islam dalam menunaikan zakat pendapatan secara tepat, sesuai syariat dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menetapkan bahwa nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 setara dengan 85 gram emas, atau dalam nilai rupiah sebesar:
Rp91.681.728 per tahun, atau
Rp7.640.144 per bulan (jika zakat ditunaikan setiap bulan).
Dengan demikian, seorang Muslim yang memiliki penghasilan minimal sebesar angka tersebut telah memenuhi syarat wajib zakat pendapatan.
Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa standar emas yang digunakan adalah emas 14 karat (58,33%–62,49% kandungan emas). Perhitungan harga emas mengacu pada rata-rata harga emas selama tahun 2025.
Adapun kadar zakat yang dikenakan tetap sebesar 2,5 persen dari penghasilan bruto.
Poin penting lainnya, objek zakat pendapatan dan jasa adalah pendapatan bruto, bukan setelah dikurangi kebutuhan pokok. Zakat ditunaikan saat pendapatan diterima dan dibayarkan melalui amil zakat resmi.
Penetapan ini tidak berdiri sendiri. Ia merujuk pada:
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014
Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 (dan perubahannya)
Hasil Rapat Pleno Pimpinan BAZNAS RI (21 Februari 2026)
Rapat Koordinasi bersama Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia
Artinya, kebijakan ini lahir dari musyawarah, pertimbangan syariah, serta evaluasi ekonomi terkini.
Dalam Islam, zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi bentuk penyucian harta dan jiwa. Allah Ta’ala berfirman:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103)
Nisab menjadi batas minimal agar kewajiban zakat tetap proporsional dan adil. Mereka yang belum mencapai nisab tidak dibebani kewajiban, sementara yang telah mencapai batas tersebut dianjurkan untuk segera menunaikan zakatnya tanpa menunda.
Penyesuaian nilai nisab setiap tahun juga menunjukkan bahwa syariat Islam tetap relevan dan kontekstual terhadap dinamika ekonomi.
Dengan berlakunya Keputusan Nomor 15 Tahun 2026 ini, maka Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 13 Tahun 2025 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2025 resmi dicabut dan tidak berlaku lagi.
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 21 Februari 2026.
BERITA26/02/2026 | Mujamil, SH
Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah di Kecamatan Woha Perkuat Optimalisasi Pengelolaan ZIS
Kecamatan Woha — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Woha menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta optimalisasi pengelolaan dana keagamaan di tingkat kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola ZIS yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, sebagai pemateri utama, didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima menekankan pentingnya peran UPZ sebagai garda terdepan dalam pengumpulan dan pendistribusian ZIS yang sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, pengelolaan ZIS yang profesional dan akuntabel tidak hanya berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat. Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara UPZ, lembaga pendidikan, dan pemerintah kecamatan merupakan kunci keberhasilan optimalisasi ZIS di wilayah Kecamatan Woha.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bima, Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman teknis pengumpulan ZIS, khususnya di lingkungan satuan pendidikan. Ia mendorong agar potensi zakat profesi dan infak rutin dapat dikelola secara berkelanjutan melalui UPZ yang telah dibentuk.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Camat Woha, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Woha, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Woha, para kepala SMPN dan SDN se-Kecamatan Woha, Pimpinan UPZ Kecamatan Woha, serta ketua dan anggota UPZ se-Kecamatan Woha. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung penguatan sistem pengelolaan ZIS di tingkat lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Kecamatan Woha dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok mustahik yang membutuhkan.
BERITA07/02/2026 | Mujamil, SH
Baznas Kabupaten Bima Ikut Menanam Seribu Pohon
Pagi ini pemuda Desa Nata, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima menginisiasi gerakan penanaman seribu pohon secara serentak. Kegiatan penghijauan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, dr. Irfan Zubaidy, beserta jajaran pemerintah daerah yang datang bersama rombongan bersepeda. Ratusan pohon buah dan produktif ditanam di lahan terbuka dan kebun warga sekitar, sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Manfaat Ekologis dan Ketahanan Air
Menanam pohon memiliki banyak manfaat ekologis, termasuk menjaga tanah dan menyuplai air. Menurut situs resmi Kabupaten Pesisir Selatan, gerakan penghijauan dapat mencegah erosi serta banjir dan juga melindungi sumber mata air. Sebaliknya, kondisi hutan gundul di Bima telah memicu banjir bandang di sejumlah kecamatan karena hilangnya penahan alami air hujan. Pada musim kemarau, banyak daerah di Bima juga terancam kekeringan akibat berkurangnya sumber mata air. Dengan bertambahnya pohon baru, diharapkan fungsi serapan air di wilayah ini meningkat dan bencana banjir atau longsor bisa dikurangi.
Penekanan Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irfan Zubaidy menegaskan pentingnya penanaman pohon untuk pelestarian lingkungan dan kebutuhan air bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kerusakan hutan yang parah telah membuat Bima semakin rentan banjir dan kekeringan. Penanaman pohon di Kecamatan Palibelo sejajar dengan visi Pemkab Bima untuk merehabilitasi lahan kritis. “Penanaman pohon buah seperti mangga dan durian memiliki manfaat ganda. Selain mempercantik lingkungan dan memperbaiki kualitas udara, pohon ini kelak menjadi sumber buah untuk masyarakat,” ujarnya. Langkah penghijauan ini sekaligus mengembalikan fungsi tanah sebagai kawasan resapan air, mencegah erosi, banjir, dan secara jangka panjang meningkatkan kualitas hidup warga.
Pohon Buah Bernilai Ekonomi
Kegiatan menanam pohon mangga dan durian ini juga dipandang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pohon mangga, misalnya, selain ramah lingkungan juga dapat menjadi sumber pendapatan petani saat berbuah. Wakil Bupati Irfan menekankan bahwa mangga yang ditanam di wilayah ini nantinya bisa menjadi pemasukan bagi keluarga petani saat panen. Begitu pula durian, yang harga jual buahnya sangat tinggi. Berdasarkan laporan lokal, satu pohon durian varietas unggul (musangking atau black thorn) usia 5–6 tahun mampu menghasilkan puluhan juta rupiah per tahun. Durian bahkan pernah dipanen petani hingga mendapatkan penghasilan Rp300 ribu hingga Rp1 juta per hari saat musim raya. Fakta ini menegaskan bahwa sumbangan pohon durian oleh Baznas sangat strategis, karena selain berfungsi ekologis, tanaman buah seperti durian dan mangga juga berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat.
Partisipasi BAZNAS dalam Penghijauan
Baznas Kabupaten Bima turut berkontribusi dalam gerakan ini dengan menyumbangkan bibit pohon durian. Keterlibatan Baznas di bidang lingkungan sejalan dengan program zakat produktif. Badan Amil Zakat Nasional secara nasional menyatakan bahwa penanaman pohon adalah cara ikut menjaga kelestarian lingkungan demi kemakmuran umat. Sebelumnya, Baznas Bima juga pernah menggelar penanaman pohon kemiri pada perayaan HUT ke-24 sebagai wujud nyata kontribusi terhadap pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan kolaboratif Baznas dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model sinergi program sosial-ekologi, di mana pengelolaan zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.
BERITA18/01/2026 | Mujamil, SH
Rakorda Baznas Kabupaten Bima
Kabupaten Bima — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, memperkuat sinergi, serta merumuskan arah kebijakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Bima. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peresmian program MAHYANI (Rumah Layak Huni) BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan ZKUP
Peresmian program MAHYANI secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Bima, Dr. H. Irfan Jubair, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bima dan BAZNAS Provinsi NTB atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program MAHYANI, sebanyak 60 unit rumah tidak layak huni telah direhabilitasi menjadi rumah layak huni, serta 34 unit gerobak produktif telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bima.
Wakil Bupati Bima juga mengajak seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bima. Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga resmi dan terpercaya dalam pengelolaan ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga dana umat dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhammad Ikbal, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Resolusi Rakorda BAZNAS Provinsi NTB, upaya peningkatan taraf hidup masyarakat kurang mampu harus terus diperkuat melalui program-program pendistribusian dan pendayagunaan yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian pengumpulan ZIS di Kabupaten Bima yang melampaui target.
Pada tahun berjalan, target pengumpulan ZIS sebesar Rp11.000.000.000,- (sebelas miliar rupiah) berhasil direalisasikan sebesar Rp12,4 miliar, sehingga mengalami surplus lebih dari Rp1,4 miliar. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat Kabupaten Bima dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Pimpinan BAZNAS Provinsi NTB turut mengajak para ASN untuk menyalurkan zakat profesi dan zakat fitrah melalui BAZNAS. Selain program MAHYANI dan gerobak produktif, BAZNAS Provinsi NTB juga telah mendistribusikan berbagai program sosial di Kabupaten Bima, antara lain bantuan kesehatan serta santunan rutin bulanan kepada keluarga dengan kondisi lumpuh total sebanyak empat orang yang berdomisili di Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan BAZNAS Provinsi NTB atas kolaborasi dan dukungan yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesadaran berzakat serta optimalisasi pengelolaan ZIS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bima juga menyampaikan optimisme bahwa pada tahun 2026, pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Bima akan terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap BAZNAS.
Rakorda BAZNAS Kabupaten Bima ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Ketua dan Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi NTB, Asisten I Sekretariat Daerah, kepala OPD, Camat se kabupaten Bima, ketua UPZ kecamatan se-kabupaten Bima, dan para penerima manfaat
BERITA07/01/2026 | Mujamil, SH
*BAZNAS Kabupaten Bima Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Ratusan Pasien Rawat Inap**
**Kabupaten Bima** — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima kembali menyalurkan bantuan sosial bidang kesehatan kepada ratusan masyarakat kurang mampu yang sedang menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas se-Kabupaten Bima. Setiap pasien menerima bantuan sebesar **Rp300.000,- per orang** sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar selama masa perawatan.
Program ini merupakan kegiatan rutin tahunan BAZNAS Kabupaten Bima yang dirancang untuk memperkuat akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya pasien rawat inap di fasilitas kesehatan tingkat kabupaten hingga kecamatan. Pendekatan ini selaras dengan prinsip pendayagunaan zakat berbasis kebutuhan riil masyarakat serta penguatan jaring pengaman sosial di sektor kesehatan.
Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui **empat tim** guna memastikan pemerataan dan efektivitas distribusi. **Tim I** dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bima **Drs. H. Zainuddin, MM**, didampingi **Waka I Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag**, bendahara, dan staf. **Tim II** dipimpin oleh **Waka II Ustadz Sulaiman, SH** bersama staf. **Tim III** dipimpin oleh **Waka IV Ir. H. M. Taufik Rusdi, MAP**, didampingi **Kabid Perencanaan dan Pelaporan Suharti, M.Hi** serta staf. Sementara itu, **Tim IV** dipimpin oleh **Sekretaris Ahmadin, LLM**, didampingi **Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan Mujamil, SH** beserta staf.
Sebelum pendistribusian, masing-masing pimpinan tim melakukan koordinasi dengan **Direktur RSUD** dan **Kepala Puskesmas setempat** untuk memastikan penerima bantuan memenuhi kriteria mustahik yang berhak, sehingga akuntabilitas dan ketepatan sasaran tetap terjaga.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para penerima manfaat. Rasa haru dan ucapan terima kasih disampaikan oleh para mustahik kepada BAZNAS Kabupaten Bima atas kepedulian dan konsistensi dalam menghadirkan bantuan yang meringankan beban ekonomi selama proses perawatan. Program ini diharapkan terus berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bima.
BERITA17/12/2025 | Mujamil, SH
Optimalisasi Sarana Tanggap Bencana melalui Dukungan Tenda dari BAZNAS RI untuk BAZNAS Kabupaten Bima
BAZNAS Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Republik Indonesia atas bantuan sarana berupa tenda yang diberikan untuk mendukung kegiatan kelembagaan, khususnya dalam bidang tanggap bencana dan pelayanan sosial kemasyarakatan. Bantuan tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan efektivitas respon kebencanaan dan optimalisasi program pendistribusian serta pendayagunaan zakat di Kabupaten Bima.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, didampingi oleh Wakil Ketua I Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag, Wakil Ketua IV Ir. HM. Taufik Rusdi, M.AP, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bima Mujamil, SH, serta jajaran amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Bima, menyampaikan bahwa tenda tersebut memiliki multifungsi dan relevansi tinggi terhadap kebutuhan operasional lembaga.
“Terima kasih kepada Ketua dan amil Pelaksana BAZNAS RI. Tenda ini sangat membantu kami, terutama saat terjadi bencana. Selain sebagai posko tanggap darurat, tenda juga akan digunakan untuk berbagai kegiatan sosial,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bima.
Secara teknis, tenda bantuan dari BAZNAS RI akan dimanfaatkan dalam situasi tanggap darurat bencana sebagai pusat layanan sementara, posko kemanusiaan, serta sarana perlindungan bagi masyarakat terdampak. Selain itu, tenda ini juga akan digunakan dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Bima, khususnya kegiatan “Selasa Menyapa”, antara lain sebagai tenda khusus untuk sunatan massal, mushalla sementara, dan layanan muzaki.
Lebih lanjut, sarana ini juga akan dimanfaatkan dalam kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Bima di seluruh kecamatan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pelayanan kepada mustahik dan muzaki dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan representatif.
Bantuan tenda dari BAZNAS RI ini menjadi bukti nyata sinergi kelembagaan antara pusat dan daerah dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
BERITA16/12/2025 | Mujamil, SH
Rakorda Baznas Provinsi NTB Tahun 2025
Baznas NTB Gelar Rakorda, Fokus pada Pemberdayaan Zakat dan Transformasi Digital, Akselerasi Sapta Cita menuju Masyarakat NTB Makmur mendunia
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2025 dengan tema "Sinergi Memperkuat Tata Kelola Zakat Menuju NTB Makmur dan Sejahtera". Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Baznas Pusat dan Pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Provinsi NTB dan bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat di NTB melalui transformasi digital.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, selaku Pimpinan Baznas RI menyampaikan materi tentang penguatan kelembagaan Baznas melalui transformasi digital. Beliau menekankan bahwa digitalisasi menjadi kunci dalam modernisasi pengelolaan zakat, meliputi pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran.
Penguatan pengelolaan zakat yang dibahas meliputi empat aspek, yaitu:
- Penguatan Lembaga: Meningkatkan kapasitas lembaga Baznas untuk lebih efektif dalam mengelola zakat.
- Penguatan SDM: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Baznas untuk lebih profesional dan kompeten.
- Penguatan Infrastruktur dan Teknologi: Meningkatkan infrastruktur dan teknologi untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih efisien dan transparan.
- Penguatan Jaringan: Meningkatkan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pengelolaan zakat.
Dengan transformasi digital, Baznas NTB berharap dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan jangkauan layanan zakat kepada masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mencapai visi "NTB Makmur Mendunia" yang dicanangkan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal ¹ ² ³.
BERITA10/12/2025 | Mujamil, SH
BAZNAS Kabupaten Bima Resmikan 7 Unit Rumah Layak Huni Bantuan BAZNAS RI
Jum'at, 21 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima meresmikan tujuh unit Rumah Layak Huni bantuan dari Program Rumah Layak Huni BAZNAS RI. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, didampingi oleh Waka 1, Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag, dan Kabid Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Bima, Mujamil, SH, Kepala Desa Timu dan Stafnya
Tujuh unit rumah tersebut tersebar di beberapa wilayah, masing-masing Desa Timu (2 unit), Desa Rabakodo (2 unit), Desa Nisa (1 unit), Desa Naru (1 unit), dan Desa Baralau (1 unit). Seluruh penerima manfaat merupakan masyarakat kurang mampu yang sebelumnya menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS RI.
"Kami berterima kasih kepada Pimpinan BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Bima. Semoga bantuan ini memberikan kenyamanan, keberkahan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat," ujarnya.
Kepala Desa Timu turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah diberikan. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut demi meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan rumah layak huni ini. Semoga program seperti ini terus dilanjutkan karena sangat membantu masyarakat kami," katanya.
Salah satu penerima manfaat, Amirullah, juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah mendapatkan rumah baru.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bima dan BAZNAS RI. Rumah kami kini jauh lebih layak dan nyaman untuk ditinggali," ungkapnya dengan haru.
Dengan diresmikannya tujuh unit rumah ini, BAZNAS Kabupaten Bima berharap dapat terus memperluas jangkauan program sosialnya, sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan peningkatan kualitas hidup melalui program-program BAZNAS.
BERITA21/11/2025 | Mujamil, SH
Jumat Berkah, Baznas Kabupaten Bima Salurkan Bantuan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir
Bima — Dalam semangat Jumat Berkah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima mendistribusikan bantuan nasi bungkus kepada korban bencana banjir di Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, yang didampingi oleh Wakil Ketua I Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag, dan Mujamil SH selaku Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bima.
Bantuan tersebut diserahkan kepada 580 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilaksanakan pada 13 November 2025 bersama Baznas Provinsi NTB, seluruh pimpinan Baznas kabupaten/kota se-NTB, serta komandan BTB se-NTB. Rapat tersebut membahas kesiapsiagaan Baznas dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
Drs. H. Zainuddin, MM, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas Kabupaten Bima untuk selalu hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Kami ingin memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti banjir ini," ujarnya.
Wakil Ketua I Tuan Guru H. Hanafi, S.Ag, menambahkan bahwa bantuan nasi bungkus ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan menjadi sumber kekuatan bagi mereka untuk kembali bangkit.
Baznas Kabupaten Bima terus berupaya untuk meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dalam penanggulangan bencana dan peningkatan kesejahteraan umat
BERITA14/11/2025 | Mujamil, SH
BTB Kabupaten Bima mengikuti Rapat Koordinasi esiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi
Kegiatan penting ini dihadiri oleh Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat, Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, Kepala Divisi Kebencanaan Dian Aditya, M.P, serta pimpinan Baznas Provinsi, Kabupaten/Kota, dan para Komandan BTB se-Indonesia.
Dalam arahannya, pimpinan Baznas RI menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana, terutama bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di penghujung tahun. Pembahasan Rakor difokuskan pada tiga hal utama, yaitu:
Kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana,
Penguatan sinergi antar unit BTB dan lembaga terkait, serta
Peningkatan koordinasi dan sistem respon cepat kebencanaan.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Baznas Tanggap Bencana di Indonesia untuk memperkuat sinergi, kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta sistem koordinasi di lapangan. Saat ini, BTB telah terbentuk di 32 provinsi dan 380 kabupaten/kota, menandakan semakin kuatnya jaringan tanggap bencana di bawah koordinasi Baznas RI.
Komandan Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Bima, Mujamil, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi seluruh relawan di daerah.
“Dengan adanya rakor ini, kami di BTB Kabupaten Bima semakin memahami pentingnya memperkuat koordinasi, sistem informasi, dan kapasitas relawan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya menjelang musim hujan,” ungkap Mujamil.
Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus siaga dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam upaya penanggulangan dan mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Bima
BERITA29/10/2025 | Mujamil, SH
*BAZNAS Kabupaten Bima Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) di Desa Raba Kecamatan Wawo*
*Bima, Jumat (24/10/2025)* — Dalam suasana pagi yang penuh keberkahan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima melaksanakan *peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani)* di Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh *Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, yang turut didampingi oleh **Bendahara Pengeluaran Dra. ST. Nurhidayah, **Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan Mujamil, SH, serta **Rustam Efendi* selaku driver pendukung lapangan.
Program Mahyani ini merupakan *bantuan dari BAZNAS Provinsi NTB, yang ditujukan bagi warga terdampak musibah pada bulan lalu. Peletakan batu pertama turut dihadiri oleh **Kepala Desa Raba, **Ketua BPD Desa Raba* yang juga bertindak sebagai vendor (pihak ketiga), *Bendahara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Wawo, serta **para penerima bantuan* sebanyak enam orang.
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima menegaskan agar para penerima bantuan dapat *mematuhi petunjuk teknis pelaksanaan Mahyani*, mulai dari proses pengerjaan hingga tahap finishing.
> “Kami berharap pembangunan rumah ini dilakukan sesuai ketentuan dan tepat waktu. Semua kebutuhan bahan dapat diambil di toko yang telah ditunjuk sebagai pihak ketiga. Semoga rumah yang dibangun ini menjadi rumah yang penuh keberkahan bagi penghuninya,” ujar H. Zainuddin.
Sementara itu, *Mujamil, SH* selaku pelaksana lapangan menjelaskan bahwa *standar bangunan Mahyani berukuran 4x6 meter* dengan *anggaran Rp 25 juta* dari BAZNAS NTB. Namun, ia menambahkan bahwa agar rumah benar-benar layak huni, *diperlukan kontribusi swadaya dari penerima manfaat*.
> “Anggaran ini merupakan stimulan, jadi perlu partisipasi dari penerima agar bangunan bisa rampung sesuai standar rumah layak huni,” jelasnya.
*Kepala Desa Raba* dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS NTB serta BAZNAS Kabupaten Bima.
> “Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Raba, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan enam unit rumah ini. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan bermanfaat bagi warga kami,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, *Bapak Nurdin*, juga mengungkapkan rasa syukur dan harunya.
> “Terima kasih kepada tim BAZNAS yang telah datang dan melaksanakan peletakan batu pertama. Ini menjadi awal baru bagi kami untuk memiliki rumah yang lebih layak,” tuturnya.
Dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama ini, diharapkan proses pembangunan rumah-rumah bantuan Mahyani di Desa Raba dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa keberkahan bagi masyarakat penerima manfaat.
*BAZNAS Kabupaten Bima* terus berkomitmen untuk menghadirkan *program-program kemanusiaan dan pemberdayaan umat*, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran
BERITA24/10/2025 | Mujamil, SH
Bupati Bima Menyapa Baznas Kabupaten Bima Menyantuni
Baznas Kabupaten Bima Dukung Program “Selasa Menyapa” dengan Santunan dan Donor Darah*
*Bima, [tanggal 23/10/2025]* – Pemerintah Kabupaten Bima kembali melaksanakan program rutin *“Selasa Menyapa”, sebuah kegiatan sosial yang menjadi wadah kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pada kesempatan kali ini, **Baznas Kabupaten Bima* turut ambil bagian dengan memberikan *santunan kepada anak-anak yang dikhitan* serta *dukungan insentif kepada tenaga sukarela yang memiliki keahlian di bidang kesehatan*.
Selain kegiatan santunan, tim Baznas Kabupaten Bima juga ikut serta dalam *aksi donor darah. Donor darah tersebut dilakukan oleh **Mujamil, SH, **Juhra, S.Sos, dan **Rustam Efendi* sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan dukungan nyata terhadap program kemanusiaan.
*Bupati Bima Adi Mahyudi* bersama *Wakil Bupati Bima Dr. Irfan* menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas Kabupaten Bima atas partisipasi dan dukungan penuh dalam kegiatan “Selasa Menyapa”.
> “Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Bima yang selalu hadir di tengah masyarakat. Keterlibatan Baznas dalam menyantuni anak-anak yang kurang mampu dan berpartisipasi dalam donor darah adalah bukti nyata kolaborasi dan kepedulian sosial,” ujar Bupati Bima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut *Ketua Baznas Kabupaten Bima Drs. H. Zainuddin, MM* didampingi oleh *Wakil Ketua I Ustadz H. Hanafi, S.Ag, **Bendahara Pengeluaran Drs. St. Nurhidayah, **Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan Mujamil, SH, **Kabid SDM dan Umum Nurrahmatia, S.Pd, **Kabid Pengumpulan Juhra, S.Sos, serta dua orang driver **Rustam Efendi* dan *Sukaria*.
Melalui kegiatan ini, Ketua Baznas Kabupaten Bima Drs. H. Zainuddin, MM menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap program sosial pemerintah daerah guna memperkuat peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan
BERITA23/10/2025 | Mujamil, SH
dinyatakan lulus, baik oleh Balai Pusat Diklat BNPB, siap emban tugas Kaji cepat Baznas Tanggap Bencana
BIMA — Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh keluarga besar Baznas Kabupaten Bima setelah salah satu stafnya, Mujamil, SH, dinyatakan lulus dan mendapatkan pengakuan resmi dari Balai Pusdiklat BNPB. Dengan diterbitkannya Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP), Mujamil dinyatakan mampu dan berkompeten mengemban tugas sebagai tenaga kaji cepat Baznas Tanggap Bencana.
Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi tersebut. Menurutnya, keputusan memberikan rekomendasi kepada Mujamil untuk mengikuti pelatihan merupakan langkah yang tepat.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Mujamil telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan yang luar biasa selama pelatihan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam penanganan bencana,” ujar H. Zainuddin.
Sementara itu, Mujamil, SH menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Ketua Baznas Kabupaten Bima, Ketua Baznas RI, serta BNPB atas kesempatan berharga yang diberikan.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan pelatihan ini dengan baik. Terima kasih kepada seluruh pimpinan Baznas dan pihak BNPB yang telah membimbing dan memberikan kepercayaan kepada saya. InsyaAllah, ilmu ini akan saya terapkan untuk kemanusiaan dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, Baznas Kabupaten Bima semakin memperkuat kapasitasnya dalam bidang penanggulangan bencana berbasis zakat, sejalan dengan komitmen untuk hadir cepat dan tepat di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
BERITA11/10/2025 | Mujamil, SH
Baznas Kabupaten Bima Serahkan Bantuan Gerobak Produktif dan Modal Usaha, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat
Bima – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui program Zakat Kelompok Usaha Produktif (Z-KUP). Dalam kegiatan terbaru, Baznas Kabupaten Bima menyerahkan bantuan Gerobak Produktif dan Modal Usaha kepada para mustahik penerima manfaat.
Penyerahan bantuan ini dilakukan di sela-sela kegiatan survey Rumah Tidak Layak Huni (MAHYANI) sebanyak 30 unit dan survey Z-KUP sebanyak 24 unit yang merupakan kolaborasi antara Baznas Provinsi NTB dan Baznas Kabupaten Bima.
Selain bantuan dari Baznas Provinsi NTB, Baznas Kabupaten Bima juga turut menyerahkan bantuan Z-KUP sebanyak 10 unit, yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV Baznas Provinsi NTB, H. Ahmad Rusli, S.Ag, bersama Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM.
Ketua Baznas Kabupaten Bima H. Zainuddin, MM berpesan kepada para penerima manfaat agar dapat memanfaatkan gerobak dan modal usaha tersebut dengan baik untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
“Gunakanlah gerobak dan modal usaha ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga menghimbau agar para penerima manfaat senantiasa berinfak melalui kotak amal yang disediakan, untuk membantu kelompok usaha lain yang belum mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV Baznas Provinsi NTB, H. Ahmad Rusli, S.Ag, dalam arahannya menekankan pentingnya semangat dan keikhlasan dalam berusaha.
“Untuk mencapai keberhasilan, konsepnya sederhana: berusaha, beramal, dan insyaAllah berkah,” pesannya.
Melalui program Z-KUP ini, Baznas berharap dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik, sekaligus memperkuat peran zakat dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bima
BERITA09/10/2025 | Mujamil, SH
Baznas Kabupaten Bima Berkolaborasi dengan BKKBN: Wujud Nyata Cegah Stunting di Kecamatan Sape
Sape, Kabupaten Bima — Komitmen Baznas Kabupaten Bima dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar terus diwujudkan melalui aksi nyata. Kali ini, Baznas Kabupaten Bima menjalin kemitraan dengan Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sape dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang digagas oleh BKKBN.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bima, Drs. H. Zainuddin, MM, bersama tim Baznas yang turut ambil bagian menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting di Kecamatan Sape. Kehadiran Baznas menjadi bukti nyata dukungan lembaga zakat terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Bima.
Dalam sambutannya, Drs. H. Zainuddin, MM menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program BKKBN.
“Kami di Baznas Kabupaten Bima sangat mendukung gerakan cegah stunting ini. Ini adalah bagian dari pelayanan kesehatan dasar yang sangat penting. Kami berharap sinergi ini terus berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan pesan penting di hadapan keluarga penerima bantuan nutrisi:
“Tetapkanlah kepercayaan hati pada Baznas dan Unit Pengumpul Zakat yang ada di masjid dan kampung. InsyaAllah lembaga ini terpercaya, dan hari ini buktinya — itadoho dan kaum dhuafa kembali menerima manfaat dari Baznas Kabupaten Bima.”
Pihak Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sape turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Bima atas kepedulian dan dukungan yang luar biasa terhadap program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.
“Terima kasih Pak Haji Zain atas support dan dukungan yang luar biasa. Semoga menjadi amal jariyah yang bernilai di hadapan Allah, malaikat, dan rasul-Nya,” ungkap salah satu penyuluh KB di Kecamatan Sape.
Melalui kemitraan ini, Baznas Kabupaten Bima kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
InsyaAllah, barokah, dan Allah ridha.
Baznas Kabupaten Bima — Hadir memberi manfaat, menebar keberkahan.
BERITA07/10/2025 | Mujamil, SH

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bima.
Lihat Daftar Rekening →